Sabtu, 19 November 2011

Apakah Anda Seorang "Consultant Supranatural" yang Bertanggung Jawab?

Ilmu Supranatural itu bisa dipelajari akan tetapi berhasil tidaknya merupakan hal yang pasti dan tidak pasti, maksudnya ialah praktek supra bisa gagal bisa juga berhasil makannya semua tergantung.

Adalah hal yang wajar apabila ketika setiap individual memiliki kecocokan terhadap beberapa ataupun supranaturalistis yang ada. Kecocokan itu akan muncul ketika seorang supranatrualistis mau bertanggung jawab dan memberikan service yang terbaik terhadap client yang menggunakan jasanya.

Perlu digaris bawahi ialah seorang supranaturalistis bukan dilihat dari ilmu yang tinggi, ritual yang memukau, mahar yang sangat tinggi ataupun ketenaran yang didapat dari hasil marketing.

Supranaturalistis yang terbaik ialah mereka yang tau cara bersikap, berbicara dan yang paling penting ialah "dapat bertanggung jawab atas jasa yang telah mereka berikan untuk client mereka"

Bertanggung jawab dapat banyak arti di mana anda terus membimbing atau pun memberikan after service yang baik, hingga masalah tuntas dan mereka mengerti dan puas dan tidak bosannya menjawab pertanyaan demi pertanyaan mereka.

Bukan seperti ketika client bertanya anda semangat menjawab ketika proses pemaharan sudah terjadi anda hilang dan tidak tau ada dia mana sulit untuk ditemukan saya rasa lebih baik anda berpikir dulu sebelum melakukan itu karena anda bukan seorang Consultant Supranatural yang sejati.

Janganlah anda bersemangat ketika client pertama kali menanyakan bagaimana ini itu anda sangat bersemangat dan memberikan informasi agar mereka tertarik dan memaharkan kepada anda.
Akan tetapi ketika mereka telah melakukan proses mahar dimulailah anda menghilang entah ke mana.

Kemudian di mana anda melebih-lebihkan sesuatu di mana anda bilang kalau barang A sangat bagus susah ditemukan atau menipu, padahal barang tersebut bisa banyak ditemukan di mana-mana, menurut saya hal ini sangat bertentangan belakang dengan maksud dan tujuan dari dunia supranatural ini. "Berikan yang terbaik maka akan berbuah kebaikan juga untuk anda".

Di satu sisi saya merasa kasihan kepada para pecinta supranatural yang di mana mereka ingin mengetahui dan menikmati dunia ini. Mari bersama-sama kita budayakan dan memberikan dampak yang positif bagi dunia supranatural. Tetaplah berlatih dan selalu memberikan yang terbaik kepada client anda dan menimbanglah sebelum anda memberikan sesuatu.

Salam Rahayu...



Cerita Tentang Anak GMT Yang Dibuang....

Di suatu hari saya berjalan dengan saudara saya. Di hari tersebut saudara saya ingin pergi ke kelenteng, saya pun bersemangat karena dari dulu kita mau pergi ke tempat tersebut tapi selalu gagal sehingga saya berpikir kalau hari ini saatnya kita harus pergi.

Kami sempat nyasar di jalan hingga semestinya perjalanan hanya menempuh waktu 1 jam lebih menjadi hampir 2 jam untuk mencapai tempat itu. Akhirnya kami sampai di tempat tersebut dan ternyata kami cukup terkejut bahwa ada acara di kelenteng tersebut, bener-bener sesuatu banged kata syarini :P.....

Karena kali pertama kami ke sana kami pun mencoba untuk mencari tahu ada apa saja di tempat ini, ternyata banyak sekali tatanan yang sangat berbeda pada kelenteng pada umumnya mungkin dikarenakan beda budaya dan tekhnik penyususannya.....

Nah sampai akhirnya kami melihat di sana ada tempat penjualan berbagai macam alat sembayang, akhirnya kami pun masuk dan membeli beberapa perlengkapan. Ketika itu saudara saya masih saja di dalam untuk mencari sesuatu dan bilang " kayanya ada sesuatu di sini nih" ya sudah saya akhirnya keluar dari tempat tersebut dikarenakan kita sudah cukup lama di situ dan tempat tersebut dipenuhi banyak orang.

Setelah saya keluar tak lama dia memanggil saya.... dan saya bingung ada apa gerangan.... eh ternyata di belakang suatu stand penjual tersebut ada GMT yah tidak diurus... Padahal anak tersebut sedikit banyak telah menolong sang penjual tersebut. Saya melihatnya saja ingin menangis, tanpa pikir panjang saya bertanya kepada penjual tersebut bolehkah saya melihatnya....

Ketika saya lihat ternyata anak di dalamnya sangat lucu, karena saya tidak tega bahwa anak ini tidak diurus akhirnya saya maharkan saja GMT tersebut walaupun sedikit mahal tapi saya tidak tega melihatnya....

Itulah pertemuan saya dengan GMT yang terbuang tersebut dan akhirnya kita berjodoh dan bertemu... skrg GMT tersebut sudah sangat senang banyak temannya di tempat saya dah banyak makanannya donk.... Syukurlah mungkin ini sudah dijodohkan untuk bertemu dengannya....

Apa bila saat itu tidak sampai melihatnya mungkin tidak akan bertemu....
Memang istilah jodoh tidak akan ke mana-mana dan ini pun membantu saya dalam penghayatan yang lebih tinggi tentang segalanya. Tentang Roh dll yang hanya diinginkan manusia untuk membuahkan keuntungan akan tetapi tidak mau mendoakannya dan merawatnya....

Terima Kasih Saudaraku dan Tuhan yang telah menuntun saya....

Senin, 12 September 2011

Rahasia Mantra "DEWA BUMI"

Permisi nih di blog ini saya mau share mantra tentang DEWA BUMI kebetulan saya baru saja berjodoh dapat membaca kitab tersebut, di sini saya mau share isi yang penting dari kitab tersebut.

Ini adalah (Ilmu untuk Merubah Nasib)

Aku sering mengajarkan siswa2ku suatu Mantra. Mantra ini bukan Mantra maha cahya, bukan Mantra tiada bandingan, bukan Mantra tiada tara. Namun hanya suatu Mantra kecil.

Mantra ini ada dihampir semua kitab2 buddhis, sangat sederhana hingga terlewatkan orang. Mantra ini adalah Mantra Dewa Bumi. Bunyi Mantra ini sebagai berikut:


"Namo Samanto Motonom, Om Turu Turu Tiwei Soha"

Dengan sungguh2 Aku memberitahukan kepada kalian semua, bahwa Mantra ini adalah sebuah ilmu rahasia untuk mengubah nasib.

Bukankah itu "Cuma Mantra Dewa Bumi yang biasa?" Tidak salah, Ia mempunyai kekuatan luar biasa untuk mengubah nasib, karena itu tidak boleh dianggap remeh.


  • Ada orang yang membaca Mantra tersebut, maka penyakit kulit yang telah saya diderita selama sepuluh tahun hilang lenyap
  • Ada orang yang bertampang sial, seumur2 sial terus setelah membaca Mantra tersebut oleh sina Kebahagiaan menyoroti wajahnya menjadi bercahaya dan nasibnyapun berubah total dari miskin menjadi kaya.
  • Ada orang yang membaca Mantra tersebut, kemandulan yang telah diderita selama sepuluh tahun menjadi sembuh.
  • Ada orang yang membaca Mantra tersebut, lalu urusan2 yang tadinya tidak lancar akhirny menjadi lancar, tidak ada satu hal pun yang membuatnya terhalang.
  • Ada orang yang membaca Mantra tersebut, lalu mendapatkan jodoh bagus, mukanya bercahaya kemerah2an.
  • Aada orang yang membaca Mantra tersebut, ia mendapatkan lotere besar.


Walau orang lain jarang menganjurkan, aku justru menganjurkan supaya mantra ini banyak dibaca secara rutin dan terus-menerus.

inilah penemuanku:
Pada suatu meditasi, aku merasa di sampingku ada seorang tua yang berambut putih dengan wajang kemerah2an.


  • Kamu siapa?/Dewa Bumi
  • Di dunia manusa apa yang anda suka lakukan?/Mengikuti orang yang punya banyak rejeki.
  • Bagaimana pandangan anda terhadap alam toh?/ Lapisan Nirwana merupakan kekosongan, Lapisan Dewa Langit jernih dan suci di hadapan Dewa Tanah, rejeki dan malapetaka datang silih berganti.
  • Bagaimana dengan nasib setiap orang?/ Nasib ditentukan oleh Karma (sebab-akibat). Karma itu saling mengait dan Nasib bersilang ruwet. Manusia harus sadar bahwa segala sesuatu ditentukan oleh Karma.
  • Anda bicara betul, lalu bagaimana mengubah nasib? Apakah minta kepada Buddha?/Tidak cocok
  • Minta kepada Dewi2?/Juga tidak cocok.
  • Minta kepada Dewa Tanah?/ Nah, itu cocok.
  • Bagaimana caranya?/Baca Mantra.
  • Mantra yang mana?/Mantra Dewa Bumi.


Orang tua itu lalu membawaku naik kereta rusa. Mengarungi angkasa biru dan kami sampai di sebuah gunung, di tengah gunung itu ada sebuah kota besar, berkilauan mutu manikam, di dalam kita penuh dengan orang2 yang berambut putih muka kemerah2an, ada ribuan bahkan puluhan ribu, mereka tambak sangat sibuk, ada yang baru mendarat, ada yang sedang siap2 berangkat


  • Ini negeri apa?/Negeri Dewa Bui.
  • Para Dewa Bumi itu sedang sibuk apa?/ Sedang memberikan bantuan, mengatur dan mengubah nasib manusia.


Beginilah penemuanku.

Akhirnya, aku menyadari suatu kenyataan, bahwa melatih diri menjadi Buddha, tentu bisa merubah nasib. Melatih diri menjadi Dewa juga bisa merubah nasib, tapi dengan langsung membaca Mantra Dewa Bumi, perubahan nasib akan lebih langsung. Bila ingin mengubah nasib, orang harus memiliki kunci pembukanya. Pada prinsipnya, ilmu apapun juga harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi, adanya kondisi dan kejodohan, serta ikatan karma kehidupan masa lalu.

Asakan membaca Mantra Dewa Bumi ribuan kali, puluhan ribu kali, ratusan ribu kali, secara sungguh2, maka sinar Dewa Bumi akan menyoroti, nasibpun bisa berubah, ini sungguh2!!!!

Semboyan Dewa Bumi adalah: Amal tanpa pamrih.

Tulisan ini baik untuk diperbanyak. Untuk disampaikan ke Vihara/Klenteng dan untuk diberian secara gratis, sopan dan tanpa pamrih kepada mereka yang ingin memperbaiki nasib.

Pesan tambahan dari saya yaitu di sini jangan lupa juga TUHAN lah yang menciptakan semuanya.
Terima Kasih,Salam Rahayu

Mengapa Orang menginginkan Manifest Dari Spirit? Kenapa Bukan Fungsinya?

Setelah saya berlalu lalang dan mencari sumber serta mencari tahu tentang kenapa orang membutuhkan manifest sih? Orang membutuhkan manifest lebih dari pada fungsi spirit itu sendiri....  Di dalam kontent ini murni hanya pendapat saya... tidak ada unsur kandungan untuk menyerang orang tertentu....salam perdamaian rahayu...

Jujur Saya merasa sangat prihatin... mungkin orang ingin merasakan manifest dikarenakan agar dia percaya dan tahu bahwa mereka tidak ditipu dan entisitas itu benar-benar ada.....Padahal ada beberapa entisitas yang memberikan manifest dengan cara dia mengambil energi dari pada kita.... sehingga kita menjadi lemas yang intinya mengambil energi kita untuk dijadikan makanan oleh entisitas tertentu....

Kemudian ada juga orang untuk sex sevitor?? pertanyaan saya apakah itu berguna? bukankah lebih enak kita langsung saja cari spirit yang di mana kita bisa langsung main dengan org langsung..tp yah mungkin ada beberapa orang yang kesepian kali yah jd butuh :D

Yang saya pikir anda memaharkan spirit kan untuk kerja anda nantinya membantu hidup anda dalam artian anda sudah bekerja keras dan akhirnya di support oleh spirit tersebut.
Dan mengapa ada proses pemaharan dikarenakan adanya karma pada saat kita menconjure suatu spirit dan karma tersebut berbeda-beda sehingga uang dari mahar tersebut sebagian untuk dipakai agar bisa membuat karma baik bagi si conjuner dan nantinya untuk yg maharin juga... so win win solution....
Nah di sini kita harus teliti juga dalam memilih conjuner... apakah spirit yang ditawarkan sesuai dengan mahar??
Kadang-kadang ada yang tidak jd mahar yang mahal tidak sesuai dengan spiritnya tersebut.... jadi kita harus kembali lagi pintar-pintar memilih.... yang sesuai dengan itu....

Nah sedikit saya mau membahas tentang spirit... kata siapa setelah kita memegang spirit tidak ada efek sampingnya... ada donk yaitu Karma... Koq bisa? karena apa bila kita memakai untuk melakukan sesuatu adanya karma antara apa yang anda perbuat ada pula beberapa kasus anda memakainya untuk kasus besar anda menjadi hutang dengan spirit tersebut dikarenakan mungkin untuk kasus tertentu spirit tersebut meminta lebih drpd yang anda selalu offer untuk mereka.

Saya juga bingung koq sepertinya yang saya lihat ialah orang sepertinya dalam hal conjure sangatlah mengasal mereka main conjure saya karena iseng... ingat setiap anda mengconjure pastikan itu berguna untuk anda yang di mana dapat membantu anda untuk meraih sesuatu yang di mana dapat membuat karma baik anda.

Dan yang terakhir ialah ketika anda turun ke dalam dunia supra coba pelajarilah arti kehidupan atau konsep hidup.Itu bisa dari berbagai source contohnya saja dengan anda memegang spirit cobalah belajar lebih dari benefit spirit tersebut.

Sekian Tulisan ini sekedar sharing dan opini saya saja, Saya tidak ingin berdepat karena ini murni pendapat saya. Tidak ingin menyinggung siapapun karena saya cinta damai.

Salam,

Rabu, 07 September 2011

Perubahan Konsep spirit yang berkembang....

Sering rasanya mendengar orang selalu berkata tentang spirit bahwa kita adalah tuan dan mereka adalah  pekerja kita.....
Nah secara garis besar konsep tersebut menurut saya adalah benar adanya dan saya tidak mengelak dari hal tersebut. Jujur saja ketika saya pertama kali memegang spirit hal tersebut yang ada selalu di benak saya....

Tapi entah sejak beberapa hari terakhir ini setelah mendengar dan mendapat banyak pembelajaran lama kelamaan konsep tersebut menjadi berubah sedikit demi sedikit yang di mana jiwa saya menjadi menyayangi mereka dan merasa tak mau kehilangan. Sungguh perasaan yang aneh tapi nyata. Jiwa ini merasakan bahwa mereka lebih dari sekedar pekerja tapi lebih kepada teman atau soulmate hahahahas... mungkin ini pandangan saya yang polos.... saya akan mendoakan mereka agar cepat berienkarnasi saja :D

Mungkin sedikit demi sedikit saya mulai mengerti mengapa banyak hal yang ada di dunia ini dan mengapa Sang Pencipta menciptakan segala macam kehidupan hal yang sungguh indah membuat saya tenang.....

Hidup bukan antara manusia dan manusia saja atau segala yang berhubungan dengan uang. Tapi menurut saya lebih kepada hidup antara manusia dengan Pencipta dan alam semesta.... :D

Minggu, 21 Agustus 2011

Konsep Spirit merawat dan berapa banyak anda boleh memiliki spirit

Nah ini juga salah satu HOT TOPIC yang saya ingin bahas di sini.
Konsep merawat spirit sebenarnya sangat simple, pikirkan seperti ini apabila anda merawat mereka maka mereka akan membalas budi anda juga begitu saja gampank toh.

Bisa saja anda tidak merawat mereka maka mereka akan begitu-begitu saja melakukan pekerjaanya yang anda perintahkan. Nah kan ada tuh orang yang bilang spirit tidak usah dirawat bla bla bla yah begini saja konsepnya bisa saja dia tidak dirawat tidak usah diberi apa-apa, tapi di manakah hati nurani anda untuk kasarnya memberikan hadiah atau award kepada mereka setelah melakukan pekerjaan yang anda berikan. Ingat kembali lagi ke awal apabila anda merawat mereka dengan baik makan mereka akan membalas budi baik mereka.

Nah anda boleh berapa banyak sih punya spirit? Yah tergantung donk seberapa banyak yang anda inginkan. Kadang-kadang saya sangat lucu sekali orang hanya bilang cuman boleh 1 saja punya spirit, boleh donk punya banyak sendiri asal anda juga mempunyai komitmen untuk merawat mereka atau menganggap bahwa dia ada dan selalu ada bersama anda. Spirit juga salah satu ciptaan Tuhan juga.
Itu saja koq yang diperlukan saya sendiri memiliki banyak spirit dan tidak apa-apa tuh tidak ada efek sampingnya, lucu sekali hanya boleh 1 spirit cape d....

Nah apa sih yang diberikan kepada mereka? Biasanya tergantung spiritnya tapi secara general tuh wewangian (yang kaya buat spa itu loh), asap-asap seperti dupa dan bunga. Ada juga yang Wine,bir ataupun coklat cuman secara general yah yang 3 itu di atas :D.

Nah Satu lagi yang saya ingin garis bawahi jangan lupa anda juga mendoakan spirit akan reinkarnasi agar mereka dapat kembali hidup di dunia dengan baik dan benar.

Kemudian juga tempatkan sang Pencipta itu di paling atas bukan spirit ataupun yang lainnya karena ini adalah ciptaanNya.

Sekian nih terima kasih :D

Roh dan Spirit secara ilmiah menurut pandangan saya dan cara kerjanya

Banyak sekali beredar pengertian tentang spirit itu apa sih dan banyak sekali orang yang salah menafsirkan bagaimana cara kerja dan kegunaan dari spirit tersebut.

Karena terlalu banyak yang awam yang mudah dibodohi oleh para pemegang jasa conjuner saya di sini ingin membagikan bagaimana cara kerja spirit dan apa sih spirit menurut ilmiah.

Nah penulisan saya di sini saya hanya memberikan masukan dan tidak mau mencari ribut dengan orang yang tidak sepaham dengan saya mohon dimaafkan kalau opini untuk memajukan saya akan menerima dengan sangat terbuka karena kita ini kan cinta perdamaian :D. Kita harus hidup dengan baik dan benar :p.

Ok, back to the topic,nah spirit itu hidup di dunia seperti apa yang sudah saya pernah katakan dan kita tidak hidup sendiri di dunia, masih banyak mahluk hidup yang lain yang hidup di dunia ini. Nah perbedaannya saya akan bikin simple nih, kalian tau radio kan? Itu ada frequencynya nah kasarnya mereka memiliki frequensi yang berbeda dengan kita jadi kasat mata dan kita tidak dapat kira melihat, hanya orang-orang yang memiliki kelebihan yang dapat memaksimalkan kerja otaknya (mencapai tetha) yang dapat merasakan dunia lain dari dunia biasanya yang lebih memahami konsep kehidupan dan arti kehidupan yang kita jalani selama ini.

Nah kalian tau kan bahwa manusia memancarkan aura, kita bisa cek keadaan seseorang melalui foto auricnya atau di lihat auranya. Nah yang bikin saya lucu tuh kadang-kadang saya sering lihat orang yang bilang bahwa ada beberapa pihak yang tidak mengerti tentang spirit kemudian mencoba untuk memberikan penjelasan tentang cara kerja spirit yang di luar logika atau saya bilang adalah hanya hal promosi. Jadi cara kerja spirit ialah dengan mempengaruhi auric manusia. Spirit atau roh mempunyai auric yang sama seperti manusia dan mereka mempunyai berbagai macam warna macam auric seperti manusia. Nah di sini yang saya mau garis bawahi kenapa sih spirit ini buat proteksi spirit ini buat tarik rejeki nah ini dikarenakan itulah auric dominan mereka. Contoh spirit ini koq buat proteksi sih dikarenakan auric merahnya dominan. Nah auric dari spirit ini bersatu dengan manusia yang dapat mempengaruhi kehidupan atau kelakuan manusia itu tersebut, mengerti kan teman-teman? Koq bisa narik rejeki sih kalau kita taruh di toko di sini dikarenakan auric atau energi kita menempel ke orang lain yang di mana kalau orang yang sudah terkena energi atau auric anda apabila ingin membeli barang yang di toko anda jual maka dia akan ingat ke toko anda dan membeli barang tersebut.

Yang saya sedihkan itu ialah adanya orang yang suka tulis nih bwad sex spiritnya...bisa dipegang-pegang loh di kehidupan nyatanya. Ini yang saya paling lucu bagaimana caranya? Anda bisa raba-raba itu hanyalah bahasa marketing saja kalau di mimpi saya masih percaya dia datang ke mimpi anda tapi kalau di nyata saya hanya tertawa saja...biasanya spirit seperti itu mengambil energi kita untuk mereka dan listrik atau kesetrumnya itu yah karena energi kita diserap oleh mereka :D....
Jadi bagaimana nih :P.....Masi berminat? :P

Nah mungkin segitu dulu yang ini saya jelaskan dan saya babarkan apabila ada kekurangan mohon dimaafkan :D..... Saya menerima saran yang memajukan tidak menerima perdebatan :p


Selasa, 16 Agustus 2011

Kemampuan Supranatural Bukanlah Segalanya, Kultivasi Hatilah Yang Krusial


Source:(http://www.epochtimes.co.id/kehidupan.php?id=656)


Di sini saya mau share tentang salah satu artikel yang saya temukan dan saya mau bagian di blog saya. Artikel ini bercerita tentang seorang Guru Li yang sangat terkenal di China sana dengan kekuatan supranaturalnya, nah di sini yang saya mau bagikan ialah bagaimana dia memberikan pengertian(lihat tulisan yang telah saya bold dan italic). Semoga berguna. 

Semasa kelas belajar Falun Gong periode I di Dalian (sebuah kota di timur laut Tiongkok) pada April 1994, pada saat sedang jeda, Himpunan Qigong (baca: ji kung = ilmu / teknik latihan pernapasan / tenaga dalam) Kota Dalian mengundang Guru Li untuk berwisata ke jalan pesisir dan Pantai Harimau untuk menikmati panorama pantai. Seorang anggota himpunan yang telah terbuka mata ketiganya berkata dengan antusias: “Coba lihat di sana ada naga yang sedang bermain air! Juga turut datang seorang bidadari yang menuntun seekor naga, dan di langit banyak sekali bertebaran benda-benda supernormal.” Para murid Falun Gong pun bersuka cita dan mengatakan: “Itu pasti untuk menyambut Guru kami,” ujar mereka. Mendengar hal itu, Guru Li tidak berkomentar apa-apa, hanya secara diam-diam menulis sebaris huruf di atas pasir: Kemampuan supranatural bukanlah segala-galanyaDafa (baca: ta fa = maha hukum) lah hal yang paling utama.”  
Di dalam ajaran Falun Gong (baca: faluen kung), Guru Li seringkali mengingatkan kepada para murid, kemampuan supranatural bukanlah hal yang utama, berkultivasi hati barulah yang paling krusial." Yang paling utama dari kultivasi (cara hidup yang mengutamakan peningkatan EQ/emotional quotient dan SQ/spiritual seseorang) adalah meningkatkan perilaku moral diri sendiri, penggunaan kemampuan metafisik bukan hal yang penting". Banyak ilmuwan menemukan, kemampuan supranatural betul-betul eksis, namun jika hendak mempertahankannya dalam jangka waktu lama, agar pada setiap uji ilmiah memperoleh data pengulangan yang konsisten, ternyata tidaklah mudah.  
"Guru Li menjelaskan pula bahwa kondisi masyarakat awam tidak boleh sembarangan diusik. Sang Pencipta mengatur sebuah situasi eksistensi seperti ini kepada manusia, justru agar manusia berada di dalam kabut misteri kesesatan dan tidak mampu menyaksikan fakta yang eksis pada ruang dimensi lain. Dengan demikian manusia di dalam proses takdir: lahir-tua-sakit-mati dapat secara bertahap melunasi hutang karma (dosa) yang telah dilakukan semasa hidupnya melalui reinkarnasi berulang-ulang".
Jika semua orang terbuka mata ketiga (batin) nya, sehingga mampu melihat tembus tubuh manusia dan  melihat benda yang berada di balik dinding, serta mampu melihat jiwa yang eksis di ruang lain dimana mereka mampu melayang ke sana ke mari, apakah itu masih bisa disebut sebagai masyarakat manusia biasa? Hal yang secara serius dapat mengganggu kondisi masyarakat manusia biasa, mutlak tidak boleh terjadi dalam skala besar. Jika para ahli Qigong dapat menyembuhkan semua penyakit dan semua orang merasa terbebas, tiada lagi yang sakit, serta hutang dosa yang menjadi tanggungannya tidak perlu dilunasi lagi, bukankah hal itu merupakan gangguan serius terhadap eksistensi dari umat manusia? Hal semacam itu mutlak tidak boleh terjadi.

Jumat, 12 Agustus 2011

Cirebon for the first time....

Saya lupa pada saat apa tapi hari itu saya pertama kali ke Cirebon untuk belajar lebih tentang spiritisme yang di mana saya menggunakan kereta.....

Wow di jalan enak sekali naik kereta langsung tidur dah lelap.... eh taunya di jalan tuh salah satu spirit naga saya ribut sekali ingin pindah ke atas. Saya bingung kenapa ada pikiran tersebut ternyata tas tersebut saya taruh di bawah kursi karena takut hilang. Pengalaman yang menarik memang, anehnya setelah saya taruh di atas tiba-tiba tidak ada pikiran tersebut dan seperti naga yang melingkari kereta pikir saya wow.... indahnya :p....

Setelah beberapa jam sampai juga di Cirebon. Wuih Station cirebon masih dalam pembangunan ternyata yang saya pikir station kereta api indonesia itu jelek ternyata mulai dikembangkan toh, sungguh sangat lumayan bangga..

Akhirnya sampai dan dijemput nih sama sesepuh langsung aja diajak datang ke rumahnya. Nah yang menarik ialah selama saya di sana diajarkan beberapa tekhnik dan itu adalah hari yang di mana pertama kali saya diperlihatkan keris. Wuidih bener-bener terpaku dengan keindahan budaya Indonesia, dari segi budaya dan antiknya dapet dari spiritualismenya juga dapet dah, bener-bener terpukau sekali :p.

Di Cirebon saya diajari banyak hal dan nantinya hal ini yang akan saya pegang dan makin mengerti tentang segalanya.... dalam beberapa blog ke depan saya mau bahas salah satu jenis spirit ah.... :P ditunggu yah....

Apa itu Spirit???

Nah kali ini saya akan membahas tentang spirit menurut pandangan saya mohon maaf apa bila ada yang tidak berkenan. Ini murni pandangan saya loh.... :P harap dimaklumi yang newbie ini.

Spirit atau roh menurut saya merupakan salah satu ciptaan Tuhan juga, itu sudah tertulis di banyak berbagai macam kitab yang menyatakan bahwa adanya kehidupan di luar dari kehidupan manusia.

Nah dari mana nih spirit ini muncul? Dan kenapa spirit tersebut ada di dunia?
Dari sisi ini banyak kemungkinannya dan sumber akan tetapi yang saya pahami ialah Spirit itu muncul dari alam sana. Mereka datang ke dunia untuk menemukan atau membuat karma baik yang di mana dapat membantu mereka cepat bereinkarnasih.

Tinggi mana tingkatan kita dengan spirit dan roh?
Tentunya tinggi derajatnya ialah manusia pernahkah anda mendengar bahwa kita diciptakan segambar dan serupa dengan Tuhan? Dan dihebuskan nafas kehidupan kepada kita? Jadi sudah jelas kan kita itu derajatnya berada di atas spirit.

Bisakah manusia memunculkan dan memakai spirit? Adakah mereka di sekitar kita?
Manusia yang merupakan tinggi derajatnya dan serupa dengan Tuhan tentu dapat memunculkan spirit tersebut melalui ijin dari Yang Maha Kuasa. Kita bisa memakai spirit tersebut dalam melakukan tugas atau dalam kehidupan sehari-hari. Ingat seperti yang sudah saya jelaskan di atas mereka itu mencari karma baik agar mereka dapat bereinkaransih dan kita pun turut membantu mereka salah satunya dengan berdoa agar mereka bereinkarnasih. 

Mereka tentu saja ada di sekitar kita dan pastinya mereka tidak dapat dilihat dengan mata telanjang ataupun orang biasa. :D

Dosakah kita memiliki spirit?
Itu tergantung kita sendiri apakah yang akan kita perbuat dengan itu dan apakah yang akan kita lakukan di kehidupan kita. Mereka hanya mencari karma baik jadi akan melakukan tugas sesuai yang disuru oleh kita ataupun apa bila kalian tidak memiliknya, mereka itu bekerja agar keinginan kalian dapat tercapai. Ingat kitalah yang memegang peran penuh dalam kehidupan kita bukan orang lain.

Bagaimana Spirit ini dapat mempengaruhi orang?
Apakah kalian tau tentang aura? Nah di situlah pola auric yang ada di spirit tersebut mempengaruhi orang lain. Seperti yang kita tahu bahwa manusia itu memiliki pola aura yang di mana kita bisa lihat dengan mata telanjang apabila kalian sudah dapat melihatnya atau pun dengan foto aura. Nah Spirit ini mempengaruhi auric kita, seperti yang kita tahu setiap pola auric tersebut memiliki atau mempengaruhi orang tersebut secara langsung contohnya dari warna auric tersebut kita bisa tahu kelakuan orang tersebut.

Spirit itu ada apa saja jenisnya?
Ada bermacam- macam dong dan mereka mempunyai aura dominan yang di mana auric tersebutlah lah yang merupakan kekuatan yang terkuat yang mempengaruhi auric kita. Jenisnya pun spirit ada banyak tergantung dan sangat luas sekali. Ingat kita tidak menuhankan spirit karena pertama kita derajatnya lebih tinggi dari mereka dan yang menciptakan semuanya adalah Tuhan, jadi gunakanlah spirit dengan bijak dan terus berusaha keras karena mereka sifatnya supportive.

Sekian dulu pembahasan saya mengenai spirit semoga berkenan dan berguna. 

Pandangan saya terhadap Karma dan Reinkarnasi

Apakah anda pernah mendengar "Ada sebab ada akibat" atau "karma itu exist". Nah apakah teman-teman percaya dengan itu?

Saya sendiri sangat percaya adanya karma. Baik dari perbuatan kita yang baik dan buruk semua itu akan dicatat dan dibalaskan kepada anda terhadap seluruh perbuatan yang anda lakukan.
Mungkin perbuatan baik atau buruk anda tidak akan anda rasakan sekarang mungkin di kehidupan berikutnya.

Jadi yang menjadi intinya ialah segala sesuatu yang kita lakukan semua menuai buah baik dan buah buruk ada di mana banyak buah baik yang kita tuai maka semakin banyak juga berkatnya , adapun buah buruk yang kita perbuat maka kita pun akan menghadapi hukuman yang setimpal nantinya.

Mungkin anda berpikir kita ini hidup di dunia mana bisa kita berbuat lurus saja berbuat baik terus itu adalah hal yang tidak mungkin dikarenakan sekeliling kita banyak orang yang sering melakukan keburukan. Saran saya jangan terpengaruh tetaplah pada pendirian anda di mana anda berusaha hidup dengan benar dan banyak berbuat buah baik niscaya diberikan juga berkat Yang Maha Kuasa kepada anda. Dia tidak tinggal diam, Dia selalu mengontrol dan mencatat setiap perbuatan kita di dunia.

Reinkarnasi ialah lahir kembali atau lahir ke semula. Di dalam ajaran Budish apa bila kita telah mencapai pencerahan maka kita tidak akan berputar terus di roda reinkarnasi. Manusia ini memiliki Roh yang suci sebenarnya akan tetapi ketika dia turun dilahirkan ke dunia adanya hawa kedagingan yang ada di dalam manusia yang membuat manusia hidup ke dalam dosa dan berbuat buah karma tidak baik. Semakin majunya teknologi dan budaya apa bila kita tidak memilih jalan yang baik maka kita semakin terperosok untuk berbuat karma buruk.

Membahas reinkarnasi itu sangat dalam dan banyak sekali penjabaran yang harus dilakukan, di sini saya hanyalah memberikan pandangan dan apa bila ada kesalahan kata saya ucapkan maaf sebesar-besarnya.

Jadi apa yang kita buat di dunia semua itu dicatat dari hal yang kecil sampai hal yang besar.Hal ini membuat kita yang banyak membuat karma buruk di dunia akan di bersihkan di neraka dengan cara dihukum tergantung dari karma buruk yang pernah kita perbuat. Setelah Roh disucikan dengan dihukum dikarenakan sudah terkena oleh banyak hawa buruk di dunia kemudian dia kembali direinkarnasikan menurut karma yang telah dia perbuat di kehidupan sebelumnya.

Ada yang menjadi binatang ada yang menjadi si kaya ada yang menjadi si cacat dan semua kehidupan karma itu harus dibayarkan di kehidupan yang dia reinkarnasikan.
Nah permasalahannya ialah banyak sekali kita yang hidup di dunia sudah tidak percaya dengan hal ini selalu menghindar dan tidak peduli, tapi percayalah ketika anda lepas dari raga anda semua yang anda perbuat tidak dapat anda perbaiki anda akan sangat menyesal nah lebih baik kita selalu ke jalan yang benar.

Saya pernah membaca dari salah satu sumber bahwa Pintu Neraka itu sebenarnya tertutup rapat tapi manusialah yang mendobrak masuk ke dalam. Sedangkan Pintu Surga yang terbuka lebar hanya sedikit orang yang ke sana? Aneh bukan? Tapi ini nyata sekali.

Sekian dan Terima kasih

Mohon maaf apa bila ada kesalahan saya tidak bermaksud apa-apa ini adalah murni pandangan saya silakan yang mau menambahkan terima kasih. Semoga artikel ini berguna bagi yang membacanya.

Apa yang saya pelajari tentang meditasi

Pada saat itu saya mulai belajar meditasi. Saya bertanya-tanya apakah meditasi itu? Saya sering lihat di TV dan film apa sih kegunaan meditasi dan rasanya tidak percaya saya malah akan mempelajari dan melakukannya sekarang.

Meditasi itu saya kira hal yang sangat mudah dilakukan dan saya berpikir apa sih enaknya kita bermeditasi? Menurut saya itu adalah hal yang bodoh buat apa merenungkan atau berdiam diri ataupun apa bila anda stress lebih baik anda bersenang-senang seperti yang dilakukan kebanyakan orang di club malam misalkan....

Suatu hari saya diajarkan mencoba meditasi dasar saja, wah menurut saya ini adalah hal yang sangat gampank dilakukan tinggal duduk bersila sudah deh... apa nikmatnya? pikir saya.

Ternyata begitu saya lakukan bermeditasi hingga mencapai konsentrasi yang tinggi masuk ke dalam jiwa dan pikiran kita adalah merupakan hal yang sangat sulit dilakukan. Dibutuhkan niat dan semangat dari diri kita sendiri untuk melakukannya. Melakukan duduk bersila dalam waktu kurun lama dan itu membuat saya kesemutan. Ketika saya berpikir seperti waktu yang berjalan sangat lama ternyata baru sebentar saja waktu berputar.

Meditasi mengajarkan saya tentang kehidupan sehingga ketika saya mulai bermeditasi seperti pikiran saya dipenuhi olah hal-hal atau masalah masa lalu itu seperti flash back. Wow sungguh indah menurut saya, jujur dulu sebelum meditasi saya adalah orang yang tidak dapat berkomitmen alias cepat bosan dalam mengerjakan sesuatu. Setelah saya bermeditasi dalam kehidupan nyata saja saya mulai berkomitmen dan mulai melakukan semuanya dengan sepenuh hati.

Banyak hal yang saya rasakan positif dalam bermeditasi yang sulit yaitu menyempatkan diri untuk meluangkan waktu dan bermeditasi. Dibutuhkan situasi yang sunyi yang membuat kita relax dan tenang.
Rasakanlah energi sekitar atau energi alam yang dibuat oleh Tuhan diserap ke dalam tubuh manusia seperti dibasahi oleh dinginnya air terjun.

Ini salah satu pengalaman saya? Kalau anda? :D

Meditasi Sebuah Latihan Dalam Kematian

SETIAP MEDITASI ADALAH SEBUAH LATIHAN DALAM KEMATIAN

Dalam agama Hindu, kami mempunyai anggapan bahwa pada saat seorang anak dilahirkan, berarti ia telah mulai untuk mati. Menurut saya, ini adalah suatu kenyataan.  Tidak berarti ia akan meninggal 60 tahun kemudian atau 100 tahun kemudian. Ia sudah memulai untuk meninggal. Hal ini seperti saat kamu memutar sebuah jam, maka jam tersebut telah memulai untuk istirahat.
Jadi kapankah kematian ? Kematian adalah saat kamu dilahirkan. Dengan efektif inilah kematian. Kelahiran adalah kematian. Tentu saja akan memerlukan waktu. Semuanya akan diambil. Tidak ada apa-apa lagi. Mungkin memerlukan waktu 60 tahum, mungkin 3 hari, mungkin 17 tahun, mungkin 124 tahun. Tetapi kematian telah terjadi. Pada saat kamu dilahirkan, kamu benar-benar telah mati. Tetapi kita berpikir inilah kehidupan. Sekarang menurut kebalikannya, pada saat saya mati, kehidupan saya dimulai. Itu yang saya takutkan, ini yang saya suka. Sekarang lihatlah betapa bodohnya pendapat ini.
Kita dilahirkan karena kita mempunyai samskara tertentu yang membuat perlu bagi kita untuk datang dan hidup lagi, dan belajar pelajaran yang kita harus pelajari lagi. Kesalahan-kesalahan yang kita telah perbuat di masa lampau pada jalan kita, jalan evolusioner kita, harus kita perbaiki.
Jadi dalam kehidupan ini ada sebuah tujuan, ketika kita tidak dapat belajar lagi, ketika kita sudah penuh seperti yang seharusnya. Sehingga jiwa dengan kebijaksanaannya yang tidak terbatas berkata, “Cukup, sekarang saya harus berubah”. Jiwa akan mengosongkan tubuh ini, dan jika harus kembali lagi untuk belajar pelajaran-pelajarannya, maka jiwa akan memilih lingkungan yang berikutnya, tubuh yang berikutnya, semua yang diperlukannya. Jadi inilah pilihan kita. Kita memilih berapa lama kita harus hidup, dimana kita harus hidup, pada siapa kita harus dilahirkan. Jiwalah yang memilih segalanya.
Tetapi apa yang terjadi ? Setelah kit dilahirkan, kembali dunia yang diberkati ini menguasai kita. Kembali keinginan-keinginan mulai tumbuh subur, godaan mulai muncul, dan pelajaran yang sudah dibuat menjadi hilang dan kita sekarang berada di jalan yang salah, sehingga pelajaran tentang kehidupan tidak dipelajari. Kehidupan kita menjadi sia-sia. Dengan demikian kematian kita menjadi sia-sia, karena kita mati hanya untuk hidup lagi. Kita mati agar kita dapat membangun untuk diri kita sendiri kesempatan baru untuk berkembang. Dan kesempatan itu kita sendiri yang merusaknya.
Jika kita berpikir tentang kematian dengan cara yang benar, kita harus mengatakan kepada diri kita sendiri, “Kita telah membuang-buang hidup kita, marilah kita jangan membuang-buang kematian kita”. Tahukah kamu ini harus menjadi pikiran kita yang terakhir. Karena apa yang tidak dapat saya capai dalam hidup, tentu saja dapat saya capai dalam kematian lagi, jika saya tahu apa yang saya lakukan. Oleh karena itu pada saat kematian, perlu untuk paling tidak ‘sadar akan tujuan dan mati’.
Untuk memastikan bahwa kita mempunyai pikiran yang benar pada saat pelepasan, semua hal inilah yang harus kita lakukan - Meditasi, Ingatan terus menerus, mengembangkan cinta untuk Master. Jadi jika kita telah menetapkannya sebagai kebenaran yang terus menerus dalam kehidupan kita, pikiran tersebut tidak dapat meninggalkan kita pada saat kita mati. Kita harus mati dengan pikiran dan kondisi ini.
Dan oleh karenanya tidak ada lagi pertanyaan mengenai dilahirkan kembali dan tidak diangkat. Agama Hindu berkata, bahkan jika kamu tidak mampu melakukan ini, tetapi pada akhir kehidupan kamu dan pada saat itu kamu mampu berpikir tentang Tuhan dalam bentuknya yang mutlak, yang mana tidak berbentuk, tidak ada lambang-lambang, keberadaannya tidak bernama, maka hal ini juga dimungkinkan terjadi.
Tahuka kamu bahwa  kematian tidaklah ada. Jika saya melepaskan kemeja saya dan meletakkannya di keranjang baju, hal ini tidak berarti semua sudah mati. Tidak juga berarti saya telah mati. Kedua-duanya masih ada. Yang terjadi hanyalah mereka tidak bersama-sama. Kemeja ada di suatu tempat, saya ada di suatu tempat lain. Apa yang harus dikhawatirkan ? Apa yang harus ditakutkan ?
Selama kita takut untuk mati, kit tidak akan dilepaskan, tetapi kita akan terus dipenjara di dalam lingkaran kelahiran dan kematian yang mana sangat kita takutkan. Ini berarti seseorang yang takut untuk mati akan harus mati lagi dan mati lagi sampai dia kehilangan ketakutannya.
Setiap meditasi adalah sebuah pelatihan untuk mati. Karena saat kamu pergi sangat dalam, masuk ke dalam dirimu sendiri dan setelah itu kamu keluar dan berkata, “Saya sudah terserap. Saya tidak tahu dimana saya. Saya bahkan tidak tahu apakah saya sedang tidur atau sedang meditasi.” kamu sungguh -sungguh tidak di sana. Dalam arti kamu mati di dalam kehidupan ini. Oleh karena itu meditasi adalah latihan di dalam kematian. Dan jika kamu telah melakukan ini dengan benar, kita seharusnya menjadi tuan dari kematian, tuan atas tindakan kematian, seseorang dapat mati ketika dia menginginkannya, seseorang dapat mati ketika dia memilihnya, kembali lagi dan kembali lagi jika dia menginginkannya. Jadi kematiannya bukanlah benar-benar sebuah kematian.
“ITU yang tidak pernah terjadi, seharusnya tidak pernah ada : ITU yang hari ini harus ada dan akan pernah ada,” kata sebuah Upanishad kuno. Jiwa adalah abadi. Jiwa adalah bagian dari intisari yang suci, yang terakhir, yang nyata, yang bersifat keTuhanan.
Tuhan tidak dilahirkan, Dia tidak mati. Oleh karena itu saya tidak dilahirkan, saya tidak dapat mati. Semua yang saya lihat dan alami atas kelahiran dan kematian adalah problem saya yang dijatuhkan kepada saya dengan pengamatan saya, orang-orang dilahirkan dan orang-orang mati. Oleh karena itu saya berpikir saya dilahirkan dan saya akan mati. Kenyataannya adalah tubuh saya masuk ke dalam kehidupan dan akan berhenti. Saya ini abadi.


Satu-satunya cara untuk mengatasi kematian adalah
jatuh pada kakinya dan berkata,
Master, bawalah saya: sebelum kematian mengambil saya,
Engkau bawalah saya.”

Meditasi

Ini adalah hal yang paling mendasar untuk mengerti arti dari kehidupan. Ini adalah hal yang pertama saya pelajari meskipun belum sempurna dan dilakukan dengan baik dan benar tetapi meditasi sangat mempengaruhi hidup saya baik dalam memulai kehidupan maupun menenangkan segala macam pikiran.
Meditasi mempengaruhi kekuatan jiwa dan pikiran saya serta memahami kehidupan di luar itu :P.

Berikut sedikit informasi tentang meditasi:
Sumber(http://www.srcm.org/centers/as/id/MEDITASI.htm)


Meditasi mungkin didefinisikan sebagai memikirkan terus menerus atas sesuatu atau tentang sesuatu.
 Sedikit banyak, oleh karena itu siapapun yang memikirkan terus menerus atas sesuatu mungkin dapat dikatakan terlibat dengan suatu meditasi. Guru-guru kuno dua-duanya, di Timur dan di Barat diajarkan bahwa sebagai apa seseorang meditasi, dia akan menjadi seperti yang dimeditasikan. Oleh karena itu mengikuti pendapat bahwa pada apa yang kita meditasikan kita mendapat atau menjadi seperti demikian dan merupakan kebalikan dari formula ini, jika kita ingin menjadi sesuatu, kita harus meditasi terhadap keinginan tersebut dan tidak ada yang lainnya lagi. Oleh karena itu jika tujuan kita adalah mencapai kenyataan atau menginginkan hasil yang dicapai menjadi satu dengan yang Paling Besar, maka obyek dari meditasi haruslah yang Paling Besar tersebut dan tidak ada lainnya lagi.
           
Tempat untuk meditasi.
Milikilah suatu tempat khusus untuk meditasi, mempunyai sikap tubuh khusus, mempunyai waktu yang khusus. Ini menciptakan suatu lingkungan di dalam mana  begitu kita datang, secara otomatis kita masuk dalam suasana meditasi, suasana hati merenung sehingga tempat khusus tersebut yang kita sediakan untuk meditasi dapat kamu katakan sebagai sebuah ashram juga.

Sikap tubuh.
Duduk dalam sikap tubuh yang cocok untuk satu jam di pagi hari dengan cara yang paling alami. Sikap tubuh harus selalu sama. Alasannya adalah dengan cara ini dia mendapati dirinya sendiri dihubungkan dengan kekuatan yang besar sekali. Satu-satunya yang dia terima pada permulaan untuk mencapai tujuannya yang khusus. Jadi suatu keadaan dimana dia dihubungkan dengan yang NYATA menolong dia banyak sekali sebagai permulaan yang utama.
Posisi tulang punggung tegak lurus,leher dan kepala dalam satu garis tegak lurus selama meditasi telah diajarkan merupakan posisi yang paling menguntungkan sejak jaman dahulu kala. Karena aliran keagungan suci dipercaya turun langsung pada abhyasi dalam sikap tubuh demikian. Di dalam cara atau praktek kami, bagaimanapun ini tidak dituntut. Biasanya saya menganjurkan abhyasi untuk duduk sewajarnya dengan sikap tubuh yang enak. Selain itu bahkan mereka yang mengambil posisi benar-benar lurus, sering ditemukan memberikan jalan secara otomatis kepada seorang pemohon, perlaha-lahan posisinya jatuh ke depan, sebagai bentuk timbulnya suatu penyerapan kebahagiaan. Dengan begitu mungkin dianggap lebih alamiah bahkan untuk tujuan naik ke keadaan kesadaran yang lebih tinggi. Sebenarnya suatu perdebatan terhadap suatu hal yang termasuk lebih kecil artinya , nampaknya tidak ada hubungannya.

Waktu untuk meditasi.
Sebaiknya duduk saat subuh untuk meditasi atau juka itu tidak memungkinkan pada jam tertentu yang cocok dengan abhyasi. Jangan merasa terganggu dengan hal-hal di luar tetapi tetap sibuk dengan pekerjaan kamu sendiri, pikirkan bahwa mereka sedang menolong kamu untuk merasakan kebutuhan akan penyerapan yang lebih besar di dalam praktekmu. Baik untuk meditasi antara jam 2 dan jam 4 pagi karena itulah saat yang paling baik selam 24 jam.

Mengapa kita harus meditasi selama satu jam?
Pada permulaan ketika kita muali meditasi, mungkin kamu tidak mampu untuk benar-benar meditasi, bahkan untuk satu menit dalam waktu 1 jam tersebut. Dan lama kelamaan kita mampu meditasi, sungguh-sungguh meditasi untuk waktu yang lebih lama dan lebih lama dan lebih lama. Karena ketika kita mulai, banyak waktu terbuang untuk menyesuaikan diri kita dengan situasinya, mencoba untuk mengontrol atas pikiran-pikiran kita, menempatkannya pada obyek dari meditasi dan menyimpannya di sana.
Pertama-tama kita harus membuat tubuh enak, dan sangat sering kamu akan menemukan orang-orang tidak mampu melakukannya bahkan selam seluruh periode meditasi. Mereka menggeliat-geliat, berputar  dan mencoba untuk menemukan posisi yang menyenangkan. Setelah itu kita harus mulai menyusun kekauata pikiran dan perasaan.
Jadi bila kamu memikirkan baik-baik hal ini, kamu akan benar-benar menghargai bahwa untuk meditasi secara pantas memerlukan banyak sekali waktu. Dan hanya pada waktu kita mulai benar-benar meditasi perkembangan kita dimulai. Jadi itulah persoalan dengan meditasi, sementara meditasi menyediakan janji yang sangat banyak, semua ini tergantung pada kita. bagaimana kita melakukannya. Dan oleh karena itu Master berkata : “Meditasi setiap hari”. Karena dengan melakukan ini lagi dan lagi kita lambat laun menambah kemampuan kita untuk menerima perintah atas situasi yang ada.
Jadi meditasilah setiap hari dan dia telah menjelaskan itu harus dilakukan pada waktu yang sama, dalam tempat yang sama, karena dengan demikian pikiran secara otomatis menjadi terbiasa pada apa yang harus dikerjakan. Jadi meditasi sebaiknya dipraktekkan seperti yang diperintahkan dan dalam sikap yang sudah diatur. Karena dengan demikian kita secara otomatis masuk ke dalam keadaan meditasi pada waktu yang tepat. Kamu tahu, ketika sapi diperah pada saat yang tepat, susu tersebut mulai menetes secara otomatis. Lihat, inilah nilai dari suatu hidup secara teratur.

Dapatkah kita meditasi lebih dari satu jam untuk satu kali meditasi?
Kita tidak boleh. Kita harus melatih semacam kontrol yang dapat membedakan atas waktu meditasi kita. Dapat terjadi kadang-kadang kita meditasi lebih dari 1 jam. Tetapi jika terus terjadi maka mungkin kita harus menyimpan sebuah jam weker dan keluar dari persoalan tersebut. Karena di dalam Sahaj Marg terlalu banyak meditasi memberikan suatu tekanan pada otak - setiap satu kali sitting. Karena Babuji telah mengatakan kita dapat meditasi selam 1 jam untuk satu kali meditasi, beberapa kali dalam 1 hari, jika kamu mempunyai waktu, tetapi tidak lebih dari 1 jam setiap kalinya.
Ini sangat dimungkinkan untuk 1 jam sitting kelihatannya seperti baru lima menit berlalu dan untuk 5 menit sitting kelihatannya seperti sudah 1 jam. Tidak ada yang harus dilakukan dengan kwalitas dari transmisi. Ini hanya menunjukkan bahwa ada perubahan dalam pemahaman kita sementara ini seperti yang kita mengerti.

Mengapa kita harus menutup mata ketika kita meditasi ?
Ketika kita membuka mata, kita melihat dunia luar. Ketika kita menutup mata, kita dapat mengalihkan perhatian pada keadaan di dalam diri kita sendiri. Oleh karena itu dalam meditasi kita harus selalu menutup mata kita.

Apa tujuan meditasi ?
Meditasi adalah suatu proses. Ini adalah suatu proses dimana kita menjalankannya guna mencapai sebuah tujuan yang ingin dicapai, yaitu suatu tujuan yang sudah ditetapkan sebelumnya atau sudah dikodratkan. Saya tidak mengatakan : “Baik, kereta api sedang berjalan, biarkan saya pergi kemanapun kereta api itu pergi. Saya akan berhenti di Howrah daripada di Vijayawada, dan itupun saya akan turun hanya karena kereta api sudah tiba pada sebuah persimpangan atau pada sebuah ujung yang penghabisan. Meditasi adalah sebuah pelatihan yang menggunakan pikiran untuk tujuan mengatur pikiran dengan usaha kita. Jika pikiran kita dapat secara otomatis mengatur sendiri, mengapa kita harus meditasi ? Kita sudah menjadi orang suci (Rishis) ! Seperti yang Babuji katakan, seluruh tujuan meditasi adalah untuk mengadakan pemutaran dari kenyataan hidup ini bahwa pikiran adalah master/tuan kita. Kita harus menjadi tuan atas pikiran kita. Hanya sebatas ini, kita hanya membalikkannya saja. Kamu tahu, tetapi inipun kita harus mengerjakannya. Hal ini seperti menunggang kuda. Kamu harus naik kuda itu dan melatihnya. Kamu tidak dapat menunjukkan sebuah buku dan berkata : “Ijinkanlah saya naik ke punggungmu dengan layak. Kamu pasti seekor kuda yang baik !”. Kamu harus naik, kamu harus menanggung resiko dilempar beberapa kali. Kamu harus menunggangnya dengan lemah lembut/ hati-hati tetapi dengan kontrol penuh terhadap kekuatannya. Kamu harus manis tetapi juga kamu harus tegas.
Pikiran harus diatur dengan sadhana kita dan ini dapat dimungkinkan hanya dengan disiplin awal yang digunakan untuk meditasi. Ini berarti bahwa sedikit kedisiplinan adalah hal pertama yang dibutuhkan untuk menghasilkan disiplin yang lebih besar dan yang paling besar. Jadi adanya sedikit kedisiplinan ini lah yang kita butuhkan, pertama secara fisik bahwa sedikit kedisiplinan digunakan untuk meditasi dulu. Secara mental sedikit kedisiplinan digunakan untuk mencoba meditasi terhadap apa yang harus kita meditasikan. Dengan cara demikian tercapai yang lebih besar dan lebih besar lagi pengontrolan yang teratur atas pikiran kita; yang membawa kepada disiplin fisik yang lebih besar dan lebih besar lagi sebagai hasil daripadanya. Karena pikiranlah yang memberi input ke dalam tubuh atas perbuatan-perbuatan, keinginan-keinginannya. Oleh karena itu meditasi adalah aktivitas yang paling penting, kalau kita intin membuat disiplin diri kita sendiri. Karena pada awalnya hal ini akan memungkinkan terjadinya disiplin mental, kemudian hal ini akan memungkinkan terjadinya disiplin fisik, mengatur kehidupan kita, memberi ketentraman di dalamnya, menghasilkan disiplin mental yang lebih besar dan lebih besar, menghasilkan dukungan terhadap dirimu sendiri, semacam perputaran yang menopang diri kita untuk membuat tujuan kita dapat dicapai. Oleh karena itu tanpa sedikit kedisiplinan tujuan tidak dapat dicapai. Jadi suatu tujuan memungkinkan untuk dicapai selama kita mempunyai kedisiplinan di dalam diri kita.
Jika tidak ada disiplin mental, disiplin fisik tidak dapat terjadi. Itulah mengapa kita meditasi. Untuk memperoleh pengaturan terhadap pikiran, membuatnya menjadi disiplin, membuatnya memungkinkan bagi kita untuk menggunakan pikiran kemanapun kita memilihnya, menggunakan pikiran, tidak menggunakan pikiran, menggunakan pikiran - dengan demikian mencapai 100 % kekuatan pikiran, sehingga memungkinkan apa yang sudah dijanjikan dari suatu yoga yaitu yogi (orang yang melakukan yoga) akan menjadi mahir dalam apapun yang dia kerjakan.

Mengapa kita tidak meditasi pada titik-titik lainnya ?
Titik di antara kedua alis. Pada titik ini ada sebuah plexus (pusat tenaga) terletak yang bertanggung jawab untuk mendistribusikan kekuatan melalui sistem, kekuatan kehidupan - shakti, itulah yang kita sebut dalam bahasa sansekerta. Ketika seseorang meditasi pada titik ini, orang akan mempunyai kemampuan atau orang akan mencapai kemampuan untuk mengontrol shaktinya saja. Alasan yang sama berlaku untuk meditasi pada titik di hidung. Kita sudah diberitahu, di sini kamu akan memperolah kekuatan ekstra tertentu yang berbeda, misalnya kemampuan untuk melihat sesuatu yang kamu tidak dapat lihat dengan mata, mencium sesuatu yang kamu tidak dapat cium dengan hidung.
Dalam Sahaj Marg kekuatan tidak dapat melakukan apa-apa terhadap kenaikan spiritual. Kenyataannya seseorang berkembang kepada Yang Tertinggi dan suatu hari seseorang keluar dari tubuhnya masuk ke alam baka. Semua kekuatan, semua hal-hal lain yang sudah dicapainya, ditinggalkan dibelakang sini. Jadi apa yang orang lakukan dengan kekuatan ? Kekuatan adalah sesuatu yang orang pergunakan selama ia berada di dunia sementara, kehidupan sementara dan semua ini bisa semakin merosot.

Mengapa kita tidak meditasi pada obyek dan bentuk-bentuk lainnya ?
Bagaimana saya meditasi pada yang suci ? Master saya berkata, “Selama kamu meditasi pada bentuk yang terbatas, nama yang terbatas, berarti di sana ada pembatasan. Ketika kamu menyebut Shiva, dia hanyalah seorang Shiva, mungkin dengan senjatanya yang bermata tiga, dan ini, dan itu dan ular yang melingkar di leher. Ketika kamu menyebut Wisnu, dia hanyalah seorang Wisnu”. Jadi Master saya berkata, “Berjalanlah melebihi bentuk-bentuk ini, mereka hanyalah petugas-petugas alam. Yang satu adalah dewa pencipta, yang satu dewa pemelihara, yang satu dewa perusak. Mereka hanyalah petugas-petugas. Prinsip yang utama adalah apa yang kamu sebut PARA yaitu tidak mempunyai nama, tidak berbentuk, tidak mempunyai lambang-lambang. Dia tidak berbentuk, jadi dalam sistem kita tidak mempunyai bentuk. Dia tidak bernama, jadi kita tidak mempunyai sebuah mantera.
Jika kita mencoba untuk meditasi dengan 2 sistem atau 2 guru atau 2 hal yang berbeda yang sedang berperang di dalam pikiran kita, bahkan walaupun yang satu itu baik, kita sesungguhnya sedang menghancurkan diri kita sendiri. Oleh karena itu ingat-ingatlah kembali. Meditasilah hanya menurut sistem, apapun sistem yang kamu pakai. Jika kamu ingin mengikuti meditasi cara Sahaj Marg, kamu harus melakukannya secara lengkap, seluruhnya, mengesampingkan yang lain-lainnya. Kita tidak dapat mempunyai 2 Tuhan, kita tidak dapat mempunyai 2 metode, kita tidak dapat mempunyai 2 arus yang mengalir bersamaan di dalam pikiran. Ini seperti mencoba menciptakan daging dari sayur-sayuran . Hal ini tidaklah mungkin.
Mengapa kita meditasi pada hati ?
1. Hati adalah tempat duduknya Tuhan. Jadi ketika kamu ingin mendekati Tuhan melalui sistem yang ada pada kamu, kamu mendekatinya dengan merasakan kehadiran Dia di dalam hatimu. Tuhan berkata di dalam Gita : “Saya ada di dalam hati setiap mahluk hidup ciptaan Tuhan”.

2. Hati adalah tempat dimana kehidupan manusia, karakter manusia di tentukan.
3. Hati adalah yang menguasai hidup, di dalam sanalah jika ada hati, kita hidup. Jika hati berhenti bekerja, kitapun berhenti untuk hidup.

4. Hati adalah tempat dimana sirkulasi darah dimulai dan berhenti. Kamu tahu darah adalah unsur pokok yang paling penting bagi sistem manusia. Karena darahlah yang membawa zat makanan kepada setiap bagian tubuh, membawa kembali produk-produk sisa dari kehidupan, mengalirkannya ke dalam paru-paru, menjernihkan dan kemudian mengalirkan kembali kepada seluruh bagian melalui sistem tubuh.

Jadi hati dan darah merupakan bagian atau komponen yang sangat penting dalam kehidupan kita dan jika pembersihan dilaksanakan di sini, ini sudah mencakup seluruh sistem yang ada. Dan oleh karenanya kita membersihkan hati, menanamkan cinta ke dalam hati, inilah yang kita coba untuk lakukan di dalam Sahaj Marg. Dalam banyak hal kita mencoba membuat resapan dari penggunaan kekuatan yang unik, kekuatan atas cinta, kekuatan atas hasil karya spiritual Master masuk ke dalam hati, dari tempat ini kemudian menyebar melalui seluruh sistem.
 Master menempatkan dirinya sendiri, benihnya ke dalam hati dan oleh karena itu jika kita menerima biji tersebut dengan cara yang kita harus menerimanya, keajaiban terjadi bahwa masing-masing dari kita menjadi anak Master dalam segala hal yang diperlukan oleh seorang anak.
Kita harus melunakan hati kita, buat batu karang tersebut menjadi cair kembali, lembut. Apa tanda pertama dari kelunakan ini telah datang dalam dirimu ? Airmata ! Orang-orang meditasi dan mereka mulai menangis tanpa mereka mengetahui mengapa airmata keluar dari matanya. Inilah tanda pertama bahwa hati telah mulai mencair. Saat kekerasan hati yang seperti karang ini telah hilang dan hati sudah menjadi lunak dan lembut, Master membentuknya menjadi seperti apa yang Dia inginkan.
Sahaj Marg berhubungan dengan hati, Sahaj Marg bekerja pada hati, Sahaj Marg bekerja dengan hati. Kita mengirimkan sesuatu dari hati ke hati. Hatilah yang kita ubah. Apalah artinya manusia selain hatinya ? Disitulah bagaimana manusia digambarkan - murah hati, baik hati, berhati iblis, berhati keji, berhati dingin dan sebagainya. Inilah bagaimana kita menggambarkan manusia.
Hari ini kita tidak mengerti diri kita, bagaimana kita dapat mengerti orang lain ? Orang yang mengerti dirinya sendiri dapat mengerti setiap orang. Orang yang tidak mengerti dirinya sendiri, tidak dapat mengerti apapun. Bagaimana untuk memperoleh pengertian ini ? Duduk dan meditasi. Pusatkan perhatianmu pada hati dan kemudian lihatlah dalam dirimu keindahan yang sangat besar, misteri yang sangat bagus ada di sana.

Pikiran diubah sebagai hati.
Dengan meditasi saya membersihkan alat pemahaman saya yaitu pikiran. Seperti Babuji katakan: “Alat yang pokok”. “Untuk kehancuran kamu dan untuk kebangkitan kamu”. Tidak ada yang dapat sepenuhnya menghancurkan kamu seperti yang dilakukan oleh pikiran jika kamu berpikir salah, tidak ada yang dapat membantu mengangkat kamu kepada Tuhan seperti yang dapat dilakukan oleh pikiranmu. Oleh karena itu dalam teknik raja yoga, pikiranlah yang kita gunakan, pikiranlah yang kita jadikan tuan, pikiranlah yang kita pakai. Tetapi setelah melakukan itu, keseluruhannya dipindahkan ke hati. Seperti yang kita sebut dalam istilah kejiwaan yoga : sekarang hati menjadi pikiran. Kita berpikir dengan hati, kita melihat dengan hati, kita mendengar dengan hati, kita berbicara dengan hati, hati sudah menjadi diri saya. Kamu lihat, inilah keajaiban spirituality, bahwa kita membuat seluruh kehidupan dengan mengatur pikiran, dengan memperoleh kontrol yang luar biasa atau pengaturan pikiran. Sekarang kita mampu mengenal kebijaksanaan memiliki, untuk memindahkan seluruh kesadaran, alat-alat yang berhubungan dengan pengertian ke dalam hati. Kemudian dimulailah spirituality yang sesungguhnya.

Meditasi adalah menunggu.
Kosongkan pikiranmu. Bersihkan semua isinya - yang baik, yang buruk, yang diinginkan, yang tidak menyenangkan - semuanya. Buka pintu. Sabar. Tunggu. Samskara terlalu banyak di dalam dirimu. Jangan khawatir dengannya. Kamu berhenti menciptakan samskara. Saya akan melepaskan apa yang ada di dalam kamu dan membuat kamu siap seperti kendaraan sebagaimana apa yang harus dimasukkan ke dalam kamu untuk muncul dan menempati posisi yang tepat yaitu di hatimu.
Bersihkan hatimu, sucikan, buat segalanya siap sedia dan tunggu pemunculan Master. Menunggu berarti sungguh-sungguh membiarkan sebuah proses berlangsung secara lengkap.  Kamu memulai suatu proses dan kemudian menunggu. Kamu memasukkan kentang ke dalam panci, meletakannya di atas api dan kemudian menunggu. Menunggu menyatakan sebuah pengertian terhadap banyak hal. Seseorang yang dapat menunggu adalah orang yang mempunyai kepercayaan dan oleh karenanya dia mempunyai kesabaran untuk menunggu. Dia mempunyai kepercayaan karena dia tahu bahwa apa yang sudah dimulai harus berakhir. Tidak dapat berhenti. Oleh karena itu unsur kepercayaan masuk. Kepercayaan adalah apa yang ada di belakang kemampuan untuk menunggu. Kepercayaan dapat memindahkan gunung. Ketika saya mempunyai kepercayaan di dalam DIA, kekuatan Dia harus mengalir ke dalam saya. Hal ini seperti jika ada ruang kosong, maka kekuatan DIA akan ditarik menuju saya.
Menunggu tidak ada batasnya. Oleh karenanya menunggu menanggung atau mengambil bagian atas karakter yang tidak terbatas. Mengingat melakukannya berarti menghabiskan waktu dalam bagian-bagian kecil, bagian-bagian yang berbeda yaitu apa yang kita sebut detik, menit, jam. Jadi lebih jauh dikatakan orang yang menunggu adalah yang mampu berada di dalam ketidak terbatasan. Oleh karena itu Master adalh seorang yang dapat selalu menunggu.
Jadi kemampuna untuk menunggu menunjukkan kesabaran dan kepercayaan, kemampuan menunggu untuk jangka waktu panjang menunjukkan kepercayaan yang lebih besar dan lebih besar. Kemampuan untuk menunggu secara tidak terbatas menunjukkan kepercayaan yang tidak terbatas. Jadi inilah kapasitas yang harus kita kembangkan. Mohon dimengerti bahwa hidup adalah menunggu. Jika kita salah melakukan aktivitas hidup, maka kita lebih bodoh daripada binatang. Menunggu adalah perintah. Memperolehnya bukanlah tanggung jawabmu. Ketika kita menuggu - DIA memberi.
Kita benar-benar membuat sesuatu terjadi tanpa melakukan apapun. Saya tidak memanggil Tuhan untuk masuk ke dalam diri saya. DIA memang sudah berada di sana. Saya bahkan tidak harus membersihkan diri saya. Preceptor dan Master yang akan melakukannya. Saya hanya harus menyerahkan diri saya dengan sabar. Saya harus mau menerima. Satu-satunya cara untuk membuat sesuatu terjadi tanpa melakukan apa-apa adalah dengan meditasi.

Obyek dan metode meditasi.
Dalam sistem kami, abhyasi dianjurkan untuk meditasi pada hati, pikirkan bahwa cahaya Tuhan ada di sana. Tetapi abhyasi diarahkan untuk tidak melihat cahaya dalam bentuk apapun, misalnya seperti sebuah bola lampu atau sebuah lilin dan sebagainya. Dalam hal ini cahaya yang muncul di sana tidak akan nyata. Tetapi orang menggambarkan dengan spekulasi kreativitasnya sendiri. Seorang abhyasi dianjurkan untuk mulai dengan pengandaikan cahaya belaka dengan anggapan Tuhan ada di dasarnya. Apa yang terjadi kemudian adalah kita meditasi terhadap sesuatu yang paling halus yang harus kita peroleh.
Metode meditasi pada hati adalah untuk memikirkan cahaya Tuhan ada di dalam sana. Ketika kamu mulai meditasi dengan cara ini, harap pikirkan bahwa hanya cahaya Tuhan yang ada di dalam sana yang menarik kamu. Jangan hiraukan jika pikiran-pikiran dari luar sering membayangimu selama meditasi. Biarkan mereka datang tetapi terus saja lakukan pekerjaan kamu sendiri. Perlakukan pikiran-pikiran dan gambaran-gambaran itu sebagai tamu yang tidak diundang. Bila walaupun demikian pikrian tersebut masih mengganggu kamu, pikirkanlah bahwa itu adalah pikiran Master, bukan pikiran kamu. Proses meditasi ini sangat efektif dan tidak akan pernah gagal dalam memberikan hasil yang diinginkan.
Kamu hanya harus meditasi. Kamu tidak harus berjuang dengan pikiran-pikiranmu yang biasanya datang selama meditasi. Konsentrasi adalah sebuah hasil yang otomatis dan alami dari suatu meditasi. Mereka yang bersikeras untuk konsentrasi ketika meditasi dan memaksakan untuk melakukannya, biasanya akan menemukan kegagalan. Meditasi terhadap cahaya di dalam hati seperti cahaya Tuhan sendiri yang hadir di dalam hati. Pikirkanlah tentang DIA lagi dan lagi. Pikirkanlah DIA sampai kamu dapat memikirkan DIA terus menerus karena sebagai apa kamu berpikir, kamu akan menjadi seperti yang kamu pikirkan. Dalam sistem ini meditasi hanya pada Yang Tertinggi dan abstrak, karena meditasi pada obyek yang lebih kecil hanya dapat membawa pada prestasi atau pencapaian yang lebih kecil, mengecewakan tujuan yang telah ditentukan.
Master saya mengakui bahwa Yang Paling Tinggi dan abstrak sebagai sebuah obyek meditasi adalah sangat sulit bagi seorang pemula. Oleh karena itu dia menentukan cahaya sebagai obyek pertama, metodenya menjadi membayangkan bahwa hati diterangi dari dalam dengan kehadiran Tuhan yang bertempat tinggal di dalam. Saya harus menekankan bahwa ini hanyalah permulaan dan sebenarnya kita dianjurkan untuk tidak meditasi pada cahaya seperti sebuah sumber cahaya, karena akan menghasilkan hasil yang salah. Hal ini seperti papan menyelam di kolam renang, dimana papan tersebut memungkinkan penyelam untuk memperoleh cukup momentum untuk berangkat dan setelah penyelam berangkat, papan tersebut tidak mempunyai kegunaan lebih banyak lagi buat penyelam.
  
Apa yang kamu alami dalam meditasi ?
Meditasi dapat didefinisikan sebagai suatu aktivitas yang mengakibatkan hubungan erat beberapa orang dengan Tuhan. Kita meditasi pada yang abstrak, tidak berbentuk, tidak bernama. Karena Yang Tertinggi tidak mempunyai bentuk dan tidak mempunyai nama, tidak juga mempunyai kwalitas atau lambang-lambang. Oleh karena itu satu ajaran yang penting dari Master saya adalah Tuhan hanya bisa dirasakan dengan kehadirannya. Dan kehadirannya tersebut yang kita coba untuk rasakan selama meditasi. Dan dikatakan, saat kita meditasi dengan mata tertutup, kita mampu menyerap lebih dan lebih banyak intisari dari Tuhan yang kita cita-citakan dan menaikkan diri kita perlahan-lahan sampai saatnya tiba, dengan keagunganNya dan berkatNya kita hampir serupa dengan DIA.
Cahaya di dalam hati adalah konsep yang paling abstrak yang dapat kamu terima. Tidak mempunyai bentuk, tidak mempunyai bahan-bahan, tidak mempunyai berat. Jadi itulah sebagai titik permulaan, setelah meditasi kita berlangsung khusuk dan lebih khusuk, akan mengungkapkan kepada kita dari dalam diri kita sendiri, dengan keagungan Tuhan dan dengan usaha kita, bahwa ini adalah kesatuan dari 2 hal - siapa itu Tuhan atau apa kekayaan Tuhan yang sebenarnya. Dan pasti ada saatnya, ketika suatu hari kita dapat berkata : “Saya mempunyai suatu persangkaan tentang apakah semua itu, bukan karena saya pernah melihatnya atau merabanya tetapi karena saya sudah merasakannya.
Ini adalah pengalaman yang paling sukar dipahami dari semua peristiwa, bahwa saya merasa suci, karena saya adalah kesucian. Jadi Tuhan tidak dapat menjadi obyek dari pengetahuan, tidak dapat menjadi obyek dari penglihatan, tidak dapat diungkapkan dengan penglihatan. Tetapi seperti yang Master saya katakan, ketika kita meditasi dan meditasi tersebut benar dan sukses seperti yang seharusnya, kita lambat laun mengambil apapun yang dapat kita ambil dari sumber keTuhanan, dengan lambat laun menyucikan diri kita sendiri, malahan belum sampai taraf apa-apa orang itu dapat berkata, “Saya adalah Tuhan”. Kamu mungkin seperti Tuhan dalam setiap hal, dalam setiap kwalitas, dalam setiap apapun yang dapat kamu khayalkan. Namun Tuhan adalah Tuhan dan kamu tetap menjadi pengikut yang sederhana - tidak ragu-ragu akan disucikan ke tingkat tertinggi yang memungkinkan - namun demikian, “Dia adalah Dia, saya adalah saya !”.
Selalu coba untuk siap siaga terhadap apa yang terjadi dan sensitivitas akan berkembang. Banyak orang meditasi. Tetapi maaf saya harus katakan bahwa dari mereka tidak tahu apa yang sedang berlangsung dalam sistem selama meditasi. Karena mereka tidak memperhatikan untuk apa  ini terjadi. Seseorang harus siap siaga untuk sebuah transmisi dan tindakannya menurut sistem. Baru kesenangan atas meditasi yang sesungguhnya dimulai. Apakah seseorang mempunyai pengalaman atau tidak, transmisi akan bekerja dan melengkapi tugasnya. Tetapi kegembiraan yang sesungguhnya datang saat kita mengetahui apa yang telah kita peroleh.

Apakah biasa untuk merasa sakit kepala, marah, rasa mengantuk yang hebat segera setelah meditasi ?
Ini tidak biasa, tetapi ini kadang-kadang dapat terjadi. Dapat saja terjadi perasaan mengantuk jika kamu merasa khusuk sekali di dalam meditasi. Ketika kamu merasa khusuk di dalam meditasi kehidupan dari jiwa kita mengambil alih. Dan jadi kita ingin menjadi tidak aktif dan oleh karenanya kita ingin berbaring dan tidur dan sesuatu terjadi seperti demikian.
Saya juga selama beberapa tahun merasakan sakit kepala yang hebat setelah meditasi. Makin khusuk meditasinya, semakin kuat sakit kepalanya. Kalau sakit kepala datang, kita membetah-betahkan atau menahan saja. Kemarahan juga kadang-kadang datang karena alasan yang sama seperti ras mengantuk atau kelesuan. Karena menuruti meditasi yang baik, kita berharap untuk santai dan tenang, dan ketika teman kita, saudara-saudara datang dan mengganggu kita, kita merasa jengkel. Semua ini dalam beberapa hal berhubungan dengan alasan yang sama. Tetapi kita tidak harus peduli dengan hal tersebut.

Cara untuk meditasi
Ada 3 cara meditasi. Pertama, kita duduk sebagai abhyasi dan meditasi pada cahaya di dalam hati. Kedua adalah tingkatan yang lebih tinggi ketika kita berpikir, saya maksud ketika kita duduk dalam meditasi dan meditasi pada bentuk Master, di dalam hati. Tahap ketiga adalah ketika Master mulai meditasi pada abhyasi. Dan ini kejadian yang sangat jarang terjadi. Kamu lihat seorang seperti itu harus dilahirkan dan Master sungguh diberkati ketika dia memperoleh seorang murid pada siapa Master harus meditasi !

Dapatkah saya meditasi pada bentuk Master ?
Meditasi pada bentuk Master dianggap untuk dimulai hanya jika bentuk tersebut muncul secara spontan di hadapan kita dan itupun harus secara alami. Jika kamu mencoba memaksakan bentuk tersebut pada dirimu sendiri untuk meditasi, ini tidaklah alami. Tentu saja Babuji memulai meditasi pada bentuk Masternya sejak hari pertama. Untuk yang lainnya seperti kita, kita harus menunggu sampai kesetiaan kita kepada Master begitu besar, cinta kita kepada Dia begitu besar, baru saat itu ketika kita mencari cahaya di dalam hati, kita melihat Dia di sana.
Yang kedua adalah saat suatu bentuk muncul, kita harus meditasi pada seluruh bentuk, bukan hanya pada wajahnya. Harus dari kaki sampai  ke ujung kepala, semuanya harus ada di sana. Sekarang ketika hal tersebut dibuat-buat, dan orang mengambil bentuk Master untuk meditasi, mereka hanya mengambil wajahnya saja. Untuk Master, Babuji, hal tersebut mungkin terjadi, karena saat Babuji melihat Masternya, Babuji mengembangkan 100 % kesetiaan untuk Dia. Oleh karena itu Dia dapat mulai meditasi pada bentuk Masternya. Hal ini tidak berlaku untuk kita semua. Ada tahap ketiga. Dan itu ketika bentuk tersebut juga menghilang dari hati. Dan saya pikir kita sampai pada tingkatan yang Master sebut cahaya tanpa kilauan. Jadi kita mempunyai tingkat pertama yaitu cahaya di dalam hati, ketika seseorang kadang-kadang melihat cahaya itu sendiri sebagai sesuatu yang berkilauan. Setelah kita maju, menjadi cahaya yang tanpa ciri-ciri apapun, hanya pikiran bahwa cahaya ada di sana.
Jadi pada tingkat pertama kita mempunyai semacam pengilangan dari cahaya yang lebih kotor menjadi cahaya yang halus sekali. Baru pikiran atas kesetiaan, membawa Master masuk ke dalam hati. Dan kebanyakan jika tidak semua abhyasi, hal ini berhenti sampai di situ. Maksud saya, pikiran tentang Master di dalam hati, kehadiran Master berlangsung terus menerus, kamu lihatlah.
Tingkat ketiga, ketika bentuk juga menghilang, tidak ada apa-apa di dalam hati, tidak ada cahaya, tidak ada bentuk, tidak ada apa-apa. Saya pikir itulah yang paling sulit dan kondisi yang sangat jarang. Ini juga sangat sulit karena harus meditasi pada yang tidak ada apa-apanya atau tidak apa-apa sama sekali hampir tidak mungkin. Kesulitan lain adalah kita menjadi terikat dalam cara yang emosional kepada bentuk dari Master dan kita tidak bersedia untuk melepaskannya. Saya pikir tingkat ketiga hanya memungkinkan saat kita dapat mencintai Master tanpa mencintai bentuk dirinya. Saya akan menganjurkan bahwa syarat dari semua cinta, bahwa cinta atas bentuknya dipindahkan menjadi cinta pada intisarinya yang tidak mempunyai bentuk.

Apa yang akan kita peroleh dengan meditasi ?
Langkah pertama daru Yoga Sahaj Marg adalah, “Coba untuk membawa semua pikiran menjadi satu sorotan yang padat dan memfokuskan padanya. Dan aktivitas meditasi diduga akan diperoleh di sini. Kita mencoba untuk meditasi pada satu obyek, dan menahan pikiran di sana dengan suatu usaha atas kemauan/hasrat. Dengan demikia menguatkan pikiran dengan menggunakan kemauan. Dan pengulangan pemakaian kemauan, menguatkan kemauan tersebut kepada hasil yang lebih besar. Dan ketika kita sudah mampu mencapai ini, kita mempunyai sebuah pikiran yang telah mempunyai sebuah sorotan padat terfokus di belakangnya, dan kemudian menjadi alat dari pembukaan rahasia dalam banyak hal pada apapun yang kamu pergunakan akan membuka sendiri.
Dengan memasterkan kemampuan untuk berpikir terus menerus atas sesuatu, saya memperoleh pengaturanyang teratur terhadap pikiran saya sendiri. Sekarang saya mempunyai kemungkinan untuk menggunakan pikiran kemanapun saya pilih. Ini mampu menyatakan kepada saya kebenaran dari apapun yang saya cari. Jadi pada puncaknya meditasi tidak dapat melakukan apa-apa tetapi dijalankan sebagai alat untuk pembukaan rahasia. Karena pikiran disempurnakan, pikiran diatur dan pikiran menjadi satu titik dan sekarang saya dapat menggunakan untuk segalanya. Kecuali untuk mengetahui Tuhan, karena Tuhan bukanlah sebuah obyek, tidak dapat menjadi obyek dari konsentrasi. Oleh karena itu tidak ada konsentrasi dapat pernah mengungkapkan kehadiran Tuhan. Konsentrasi tidak dapat melakukan apa-apa tetapi menampakkan yang mana yang dalam warna sebenarnya.
Dalam meditasi kita masuk menuju pusat, melihat ke dalam hati. Untuk membuat ini mungkin, kita katakan, “Bayangkan cahaya suci,” kehadiran cahaya ada di sana. Ini hanya pengandaian belaka. Karena ini sesuatu pada apa untuk memfokuskan perhatian saya dan melatih pikiran saya untuk melihat ke dalamnya. Dan ketika saya sudah melatih pikiran saya untuk melihat ke dalam, ini dapat terjun ke dalam keabadian tanpa mencari sebuah obyek. Karena di sana tidak ada obyek. Pusat bukanlah sebuah tempat. Itu bukanlah apa-apa. Itu bukanlah sebuah lokasi dalam rauangan atau dalam waktu. Jadi bagaimana untuk mencarinya ? Bagaimana untuk menunggunya ? Bagaimana untuk memintanya? Kapan? Bagaimana? Mengapa? Semua ini mudah ketika kita duduk dalam meditasi.




KEBUTUHAN AKAN SEORANG GURU

“Di dalam spiritualiti kita butuh seorang guru melebih segala sesuatu
karena Dialah sistem yang hidup !
Kekuasaannya adalah kekuasaan yang hidup !
Pertumbuhannya adalah sebuah pertumbuhan yang hidup yang kita imbangi
dengan pertumbuhan kita sendiri.
Jadi spiritualiti adalah sebuah proses. Adalah sebuah metode pelatihan.
Ini adalah sebuah jalan kehidupan.
Dan ini membawa kita kepada apa yang Master namakan Kenyataan.
Kemudian kamu bejalan terus menerus.
Kenyataan membawa kepada kebahagiaan.”